Jakarta, 06 Juni 2017 -Alumni 212 menlakukan pertemuan di Masjid Baiturahman , Jl Saharjo, Jakarta Selatan pada rabu lalu (31-06-2017) lalu. Prihal yang dibahas Para petinggi alumni aksi 212 ini adalah maraknya diskriminasi terhadap para Ulama, terlebih ada kasus yang dianggap mereka telah dipolitisi pemerintah Yaitu kasus Imam Besar FPI Rizieq Shihab.
Mereka bersiap turun gunung memperjuangan nasib pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu. yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus percakapan berunsur pornografi antara dirinya dan ketua yayasan solidaritas sahabat cendana Firza Husein.
Mereka menyampaikan kepada pemerintahan untuk tidak membuat gaduh terhadap para umat islam selama ramadhan. Selain kasus Rizieq Shihab para alumni gerakan 212 juga menyoroti kasus yang menjerat tokoh islam lainnya antara lain Munarman, Bahtiar Nasir, Muhammad Al Khathath, dan pembubaran HTI.
Alumni 212 akan kembali membuat gerakan seperti aksi bela Islam yang dilakukan untuk memenjarakan Ahok dalam kasus penistaan Agama.
"Kalo tuntutan kami tidak terpenuhi maka kita akan bikin perlawanan. Jihad konstiusional" tegas Sambo
kelompok ini berjanji akan menggalang kekuatan umat Islam diseluruh Indonesia demham aksi bela Ulama dalam aksi ini mereka akan mengajukan mosi tidak percaya kepada pemerintahan dan menuntut mundur Jokowi.
Menuntut Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden karena sudah melanggar sumpah sebagai Presiden RI untuk menegakan Hukum" tambah Sambo.
"kami akan bilang Habib umat islam siap, silahkan kalau Habib mau pulang" tambah Sambo.
Mereka bersiap turun gunung memperjuangan nasib pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu. yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus percakapan berunsur pornografi antara dirinya dan ketua yayasan solidaritas sahabat cendana Firza Husein.
Mereka menyampaikan kepada pemerintahan untuk tidak membuat gaduh terhadap para umat islam selama ramadhan. Selain kasus Rizieq Shihab para alumni gerakan 212 juga menyoroti kasus yang menjerat tokoh islam lainnya antara lain Munarman, Bahtiar Nasir, Muhammad Al Khathath, dan pembubaran HTI.
Alumni 212 akan kembali membuat gerakan seperti aksi bela Islam yang dilakukan untuk memenjarakan Ahok dalam kasus penistaan Agama.
"Kalo tuntutan kami tidak terpenuhi maka kita akan bikin perlawanan. Jihad konstiusional" tegas Sambo
kelompok ini berjanji akan menggalang kekuatan umat Islam diseluruh Indonesia demham aksi bela Ulama dalam aksi ini mereka akan mengajukan mosi tidak percaya kepada pemerintahan dan menuntut mundur Jokowi.
Menuntut Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden karena sudah melanggar sumpah sebagai Presiden RI untuk menegakan Hukum" tambah Sambo.
"kami akan bilang Habib umat islam siap, silahkan kalau Habib mau pulang" tambah Sambo.

Komentar
Posting Komentar