Jakarta, 13 Mei 2017 -Masa dari berbagai ormas dan elemen masyarakata Sulut memadati bandara Sam Ratulangi mereka mengepung bandara tersebut karena dikabarkan Wakil Ketua Dpr Fahri Hamzah akan tiba disulut, masa yang membawa berbagai atribut ormas ini menolak keras kehadiran Wakil Ketua Dpr tersebut karena dianggap selalu mengeluarkan perkataan yang provokatif dan memecah bela persatuan NKRI.
Rudy, salah satu pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya mengatakan aksi ini dilakukan merupakan kepedulian terhadap kesatuan negara republik Indonesia.
"Aksi spontanitas ini, aksi yang peduli dengan NKRI dilihat dari keberagamannya dengan semboyan Bhineka Tuggal Ika." katanya
Saat aksi tersebut berlangsung petugas polisi terus berjaga jaga dalam melakukan pengamanan.
masa mendengar bahwa Fahri Hamzah berhasil lolos melalui pintu lain dann menuju kantor Gubenur, serentak mereka beramai-ramai pergi ke Kantor Gubenur Sulewesi Utara dijalan 17 Agustus, Manado.
Polisipun Melepaskan tembakan gas air mata kearah kerumunan masa dengan maksud membubarkan kerumunan tersebut karena masa berusaha merengsat masuk kedalam kantor Gubenur. masa tidak gentar dan membalas perlakuan polisi dengan melempari batu dan botol ke arah polisi. karena terpojok masa polisi akirnya mundur . Akibat bentro tersebut kantor Gubenur sempat dijebol masa.
Bentrokan dapat reda dikarenakan pimpinan aksi meredam masa agar tidak melakukan anarkis orator lewat pengeras suara dan masapun sedikit tenang. Mereka sangat menolak kedatangan Wakil Ketua Dpr tersebut. sampai berita ini ditulis Sulut masih dalam suasana siaga .
Rudy, salah satu pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya mengatakan aksi ini dilakukan merupakan kepedulian terhadap kesatuan negara republik Indonesia.
"Aksi spontanitas ini, aksi yang peduli dengan NKRI dilihat dari keberagamannya dengan semboyan Bhineka Tuggal Ika." katanya
Saat aksi tersebut berlangsung petugas polisi terus berjaga jaga dalam melakukan pengamanan.
masa mendengar bahwa Fahri Hamzah berhasil lolos melalui pintu lain dann menuju kantor Gubenur, serentak mereka beramai-ramai pergi ke Kantor Gubenur Sulewesi Utara dijalan 17 Agustus, Manado.
Polisipun Melepaskan tembakan gas air mata kearah kerumunan masa dengan maksud membubarkan kerumunan tersebut karena masa berusaha merengsat masuk kedalam kantor Gubenur. masa tidak gentar dan membalas perlakuan polisi dengan melempari batu dan botol ke arah polisi. karena terpojok masa polisi akirnya mundur . Akibat bentro tersebut kantor Gubenur sempat dijebol masa.
Bentrokan dapat reda dikarenakan pimpinan aksi meredam masa agar tidak melakukan anarkis orator lewat pengeras suara dan masapun sedikit tenang. Mereka sangat menolak kedatangan Wakil Ketua Dpr tersebut. sampai berita ini ditulis Sulut masih dalam suasana siaga .

Komentar
Posting Komentar